Ringkasan buku Positive Youth Development Resource Manual (Program Pengembangan Pemuda)
BAB 1
APA ITU PENGEMBANGAN PEMUDA POSITIF?
1.1Apa Yang Dibutuhkan Pemuda
Untuk Berkembang?
Kebutuhan
pemuda dapat dilihat dari pengalaman dan penelitian sehingga menemukan
kebutuhan pemuda untuk menjadi orang dewasa yang sehat dan produktif. Kebutuhan
pemuda yang pertama atau paling bawah adalah kebutuhan dasar manusia (sandang
papan,makan,dll) dan rasa aman sehingga mereka dapat tumbuh dan belajar dengan
baik. Kebutuhan pemuda diatasnya adalah kesiapan, pemuda membutuhkan
mengembangkan kompetensi-kompetensi dan skill-skill untuk dipakai untuk bekerja
dan kehidupan orang dewasa.Kebutuhan selanjutnya adalah keterhubungan, pemuda
harus mempunyai rasa mempunyai dan hubungan secara dekat dengan keluarga dan
masyarakat untuk berkembang. Setelah hubungan personal yang baik, kebutuhan
selanjutnya adalahketerlibatan . Pemuda membutuhkan kesempatan untuk terlibat
dalam aktivitas yang berarti, mempunyai suara, mempertangungjawabkan apa yang
dilakukan, dan aktif dalam diskusi masyarakat (musyawarah).Para ahli dalam
pengembangan pemuda belum memiliki kesepakatan pengertian dari pengembangan
pemuda positif. Akan tetapi ada konsesus terkait komponen-komponen kunci yang
dai pendekatan ini. Pengembangan pemuda positif dapat di deskripsikan sebagai
filosofi atau pendekatan yang mempromosikan seperangkat panduan bagaimana
masyarakat dapat mendukung pemuda untuk menjadi orang dewasa yang berkompetan
dan sehat melalui pengembangan seluruh potensi pemuda. Pengembangan pemuda
positif merupakan perubahan paradigma dari pelayanan pemuda positif menjadi
pengembangan pemuda positif. Perubahan paradigma nya sebagai berikut fokus pada
masalah menjadi fokus dampak yang positif, reaktif menjadi proaktif, pemuda
target menjadi semua pemuda, pemuda sebagai peserta menjadi pemuda menjadi
peserta aktif, program-program menjadi respon masyarakat, dikerjakan oleh
profesional menjadi anggota masyarakat. Masyarakat merupakan sebuah cakupan
yang luas dari intitusi-intitusi dan organisasi-organisasi. Bermacam-macam
intitusi dan organisasi yang berhubungan dengan pemuda. Organisasi-organisasi
seperti organisasi kepemudaan, organisasi masayarakat, sekolah-sekolah dan
lain-lain perpustakaan .
1.2Pengembangan Pemuda Positif
(Sumber-Sumber Dan Prinsip-Prinsip)
Pengembangan
pemuda positif dapat di deskripsikan sebagai filosofi atau pendekatan yang
mempromosikan seperangkat panduan bagaimana masyarakat dapat mendukung pemuda
untuk menjadi orang dewasa yang berkompetan dan sehat melalui pengembangan
seluruh potensi pemuda. Pengembangan pemuda berdasarkan penelitian mempunyai
dua aset yaitu aset internal dan aset eksternal. Penelitian berguna untuk memprediksi dan
meningkatkan kegunaan dari aset-aset yang ada.
BAB 2
DAMPAK PEMUDA POSITIF
2.1Pengembanagan Remaja
Masa
remaja merupakan masa peralihan atau usia di antara anak-anak menjadi
dewasa. Selama masa remaja , pemuda
mempelajarai keahlian-keahlian dan nilai-nilai yang dibutuhkan untuk sukses
sebagai orang dewasa. Masa remaja adalalah usia 10 sampai 19 tahun. Dalam usia
ini seoarang manusia akan menemukan jati dirinya karena masa remaja akan
membentuk kepribadian seoaran manusia. Pada masa remaja ini seorang manusia kan
tumbuh (biologis) atau berkembang (kognitif) sehingga para remaja harus
mengetahui perkembangan ini.Pada bab 2.1 pengembangan remaja berisi tentang
tahapan dan tantangan perkembangan remaja. Remaja merupakan manusia yang sudah
selesainya masa anak-anak dan menuju kedewasaan. Masa remaja merupakan masa
yang rawan karena merupakan peralihan dari anak-anak menuju dewasa. Dalam hal
ini remaja disadarkan posisinya sebagai remaja dan perkembangan yang di alami
oleh remaja. Remaja adalah masa-masa yang rentan, dengan remaja mengetahui
tahapan dan tantangan perkembangan remaja diharapkan remaja sadar akan dirinya
saat ini dan dapat mengembangkan hal-hal positif dalam dirinya.
2.2 Remaja- Dampak Positif
Berdasarkan
pengalaman dan penelitian dampak-dampak dari pemuda positif adalah 5 C. 5 C
merupakan sebuah hasil dari pemuda positif yang teridiri dari competence,
character, confidence, conection, and contribution. Kompetensimasyarakatdan
sosial: Mengembangkan keterampilan sosial dan koperasi - kegiatan dapat
menyoroti proyek tim, proyek pelayanan masyarakat, permainan kooperatif,
teambuilding; lembaga mempromosikan dan mengakui norma pro-sosial.Budaya:
Mengembangkan kompetensi budaya dan kesadaran - kegiatan dapat menginformasikan
tentang latar belakang budaya yang berbeda, meliputi penelitian tentang
perjuangan bersejarah, pengalaman multikultural (makanan, seni / tarian, perayaan);
lembaga menggunakan gambar / poster menyoroti kelompok budaya yang berbeda
dalam masyarakatKesehatan fisik: Mempromosikan pilihan yang sehat dan gaya
hidup sehat - kegiatan meliputi kegiatan fisik, gizi yang sehat, pendidikan
sebaya tentang isu-isu kesehatan Kesehatan emosional: Mengembangkan dan
kemampuan praktek untuk mengenali dan mengekspresikan emosi dengan tepat -
kegiatan meliputi proses refleksi untuk mengenali dan mengekspresikan reaksi
emosional, termasuk latihan pada penanganan kemarahan dan frustrasi; memberikan
dukungan untuk keadaan stres; hubungan orang dewasa peduli . Intelektual:
Promosikan keterampilan akademik dasar serta berpikir kritis dan keterampilan
pemecahan masalah - program memberikan kesempatan untuk melakukan penelitian, bimbingan
dan dukungan pekerjaan rumah, proyek-proyek masyarakat yang meliputi penelitian
dan pemecahan masalah komponen; Program mempromosikan proyek kelompok
independen atau kecil; pengakuan. Memperkerjakan: Mengembangkan keterampilan
kerja dasar dan memberikan informasi tentang jalur karir - kegiatan komunikasi
dan sosialisasi keterampilan asuh, kunjungan lapangan, speaker (anggota
masyarakat dan orang tua) membahas jalur karir. Keyakinan: Memiliki
rasa penguasaan dan keampuhan diri -kesempatan untuk menunjukkan keterampilan,
pengakuan dan umpan balik. Karakter:Memiliki rasa tanggung jawab,
kepribadian sendiri, nilai-nilai pro-sosial - Program memberikan model peran
positif, hubungan dewasa, pengakuan perilaku yang bertanggung jawab.Koneksi
:Memiliki rasa keanggotaan dan milik dan keselamatan - lembaga menyediakan
ruang psikologis dan fisik yang aman; jelas harapan perilaku dan konsekuensi;
merek (logo atau keanggotaan mengidentifikasi produk), hubungan peduli, koneksi
dengan keluarga dan kelompok masyarakat lainnya. KontribusiMenjadi peserta aktif, memiliki
dampak - agen memberikan kesempatan bagi kepemimpinan, suara pemuda; pelayanan
masyarakat; keterlibatan masyarakat. Hibur pertanyaan dan memfasilitasi diskusi
singkat.
2.3Dampak Pemuda Positif
Dampak positif
pemuda disebut sebagai 5 C. Pemuda akan mengidentifikasi keingginan dampak
positif pemuda ini. Dampak positif yang di indentifikasi pemuda di jabarkan
dari konsep 5 C. Konsep-konsep kunci yang kita bahas adalah :
- Fokus pada hasil positif
- Menggunakan pendekatan kekuatan berbasis
- Pengembangan terjadi dalam lingkungan dan dari waktu ke waktu
2.4Membangun Kekuatan
Pemuda
harus mengeskplorasi kekuatan-kekuatan yang ada dalam dirinya. Hal pertama yang
dilakukan adalah melakukan identifikasi kekuatan-kekuatan mereka setelah itu
kekuatan itu di bangun mengunakan pendekatan berbasis kekuatan. Pendekatan
berbasis kekuatan merupakan sebuah sekumpulan ide atau asumsi dan teknik dalam
pekerjaan sosial untuk membangaun kekuatan. Pendekatan berbasis kekuatan
melihat bahwa semua orang mempunyai kekuatan-kekuatan yang tidak diakui. Untuk
mengidentifikasi kekutan-kekuatan melalui beberapa contoh pertanyaan yang ada
di buku ini.
2.5 Hari Khusus
Dalam
bagian ini dibahas tentang dukungan untuk pemuda di masyarakat dan
mengeksplorasi dan mengambarkan sumber-sumber
daya masyarakat. Pemuda membutuhkan pengasuhan dan dukungan yang lama yaitu 20
tahun pertama hidupnya. Oleh karena itu perlu strategi-strategi mengembangkan
remaja pada aktivitas di luar sekolah. Konsep positif untuk anak muda dan
bagaimana pengaruh lingkungan remaja. Inti dari konsep pemuda positif adalah
menjadikan remaja sehat dan produktif. Remaja merupakan generasi masa depan
maka dalam konsep ini pemuda harus berpartisipasi sedini mungkin karena proses
merupakan hal yang penting untuk menjadikan pemuda yang positif tersebut.
Setiap remaja tentu tumbuh di lingkungan yang berbeda dan linkungan inilah yang
banyak memepengaruhi perkembangan remaja. Lingkungan inilah yang membentuk
kepribadian dan posisi remaja di masyarakat. Remaja bisa saja menjadi bak
seorang pahlawan karena mempunyai prestasi yang tinggi dan bisa juga bisa
dianggap sampah karena tidak berguna bagi masyarakatnya. Dalam hal ini untuk
menjadikan remaja yang positif maka harus ditumbuhkan sikap pro-aktif bukan
reaktif. Reaktif cenderung mengunggu kesempatan sedangkan pro aktif selalu
mencari kesempatan untuk maju.
BAB
3
KETERLIBATAN PEMUDA
3.1Peran Pemuda Yang Bermakna
Dalam
peran pemuda di masyarakat terdiri atas beberapa level. Pada umunya pemuda
berada di level bawah yaitu kaum yang bekerja dan tidak bisa ikut dalam
pengambilan keputusan. Setidaknya ada tiga level dalam peran pemuda .Level
pertama pada lapisan bawah yaitu peran dalam perencanaan, fasilitasi, mengawasi
dalam suatu proyek yang waktunya terbatas dan berlangsung cepat (level
pekerja). Level kedua yaitu pemuda yang sudah dihargai pendapatnya dan sudah
mendapatkan posisi. Level ketiga adalah pemuda yang mempunyai pengaruh lebih
dalam organisasi.
3.2Keterlibatan Pemuda : Gagatan
Yang Menantang
Dalam
keterlibatan pemuda tentu akan mendapatkan reaksi dari orang dewasa baik
positif maupun negatif. Keterlibatan pemuda dalam pengambilan keputusan akan
bermanfaat bagi organisasi dan masyarakat asalkan dapat menemukan pemuda yang
memberikan kemajuan untuk masyarakat dan organisasi.
3.3Manfaat Keterlibatan Pemuda
Manfaat
keterlibatan pemuda dapat dirasakan untuk pemuda itu sendiri masyarakat dan
organisasi. Keterlibatan pemuda tentunya akan memberikan manfaat dalam
memperbaiki masyarakat dan organisasi.Berikut pertanyaan yang harus dijawab dalam
kegitan ini:
1.
Apa manfaat bagi kaum muda untuk
terlibat dalam organisasi kami ?
2.
Apa manfaat bagi kita , orang
dewasa , memiliki orang-orang muda yang terlibat dalam badan kita ? Apa yang
kita keluar dari ini?
3.
Apa manfaat bagi organisasi atau lembaga ?
4.
Apakah manfaat bagi masyarakat ?
3.4Organisasi Pengadang Jalan
Untuk Keterlibatan Pemuda
Keterlibatan
pemuda pasti akan ada halangan-halangan atau hambatan. Bagian ini mengarahakan
pemuda untuk mengidentifikasi halangan-halangan yang mungkin terjadi dalam
keterlibatan mereka di amsayarakat dan organisasi. Selain itu, mengidentifikasi
kemungkinan solusi untuk mengatasi pengalang tadi.Memperjelas tujuan
keterlibatan pemuda. Menilai
dan membangun kepentingan orang muda; melibatkan mereka dari awal dalam
pengembanganmaksud dan tujuan untuk kelompok / inisiatif. Tujuan Link ke
perubahan masyarakat yang nyata dan perbaikan - keterlibatan
pemuda perlu peduli.Rencanakan dan lakukan pada saat yang sama mengintegrasikan perencanaan dan tindakan. Hindari
jangka waktu perencanaan dan hanya berbicara. Kaum muda dikebutuhan khusus
untuk melakukan tangan-kegiatan untuk menjaga kepentingan mereka.
Kemitraan
ini akan menantang peran dan kekuasaan yang menjadi ciri hubungan pemuda dewasa
yang khas.Mulailah dengan memilih orang-orang muda dan orang dewasa yang
termotivasi dan tertarik untuk bekerja bersama-sama. Cobauntuk merekrut nomor
cukup bahkan remaja dan orang dewasa. Mengembangkan mekanisme untuk memastikan
perekrutan yang sedang berlangsungorang muda.Kedua, orang-orang muda dan orang
dewasa harus mengatasi bias dan prasangka mereka tentang satu sama
lain.Berlatih keterampilan komunikasi akan menjadi penting - komunikasi harus
terbuka, positif danhormat. Dewasa khususnya harus bersedia untuk mendengarkan
dan melihat pemuda untuk siapa mereka.Orang-orang muda dan orang dewasa perlu
dipersiapkan untuk pekerjaan mereka bersama-sama. Memperjelas harapan,
peran,tanggung jawab, dan batas-batas. Hal ini penting untuk mendukung kaum
muda secara berkelanjutan. satu efektif
Strategi
adalah untuk menetapkan mentor / pelatih atau menunjuk satu orang staf sebagai
dukungan orang. Strategi seperti diskusi kelompok kecil dan sesi brainstorming
memastikan setiap orang memiliki suara.Kegiatan teambuilding memperkuat
hubungan pribadi dan komitmen terhadap kelompok / inisiatif. akhirnya,jangan
lupa untuk bersenang-senang!
Berikan
anak muda peran bermakna. Biarkan
orang-orang muda untuk mengambil posisi kepemimpinan seperti presenter,
fasilitator atau kursi / co-chairs darikomite. Mendukung mereka dengan
menawarkan peluang membangun keterampilan yang diperlukan dan mengakui prestasi
mereka. Meningkatkan keterlibatan mereka dalam pemerintahan dan pengambilan
keputusan akan mendorong penuhpartisipasi dan akan menunjukkan kepada orang
dewasa kekuatan keterlibatan pemuda.Ingat bahwa orang-orang muda menghadapi
tantangan dan kebutuhan yang berbeda daripada orang dewasa. Hal ini penting
untuk beradaptasi denganjadwal sekolah, kebutuhan transportasi dan kurangnya
sumber daya (keuangan, komputer, dll). Secara umum, itu akanmembantu untuk
orang dewasa untuk belajar tentang perkembangan remaja dan kebutuhan
pembangunan untuk mereka peka terhadapperilaku remaja mereka dinyatakan mungkin
mengambil "terlalu pribadi".Dampak dan efektivitas orang muda tumbuh
ketika mereka memiliki kesempatan untuk mendiskusikan pekerjaan mereka,
belajarketerampilan baru, dan mendukung satu sama lain. Jenis jaringan adalah
re-energi dan memberikan pemuda yang lebih luasperspektif tentang pemerintahan.
Kesempatan untuk refleksi menawarkan
orang-orang muda dan / atau kemitraan kesempatan untuk secara teratur
merenungkan pekerjaan mereka.Mengalokasikan sumber daya dan memberikan waktu
3.5Merekrut,Mempersiapkan, Dan
Mempertahankan Pemuda Untuk Pemuda Aktif
Pada
bagian ini dibahas pengembangan strategi-strategi merekrut, mempersiapkan dan
mempertahankan orang muda. Tahap pertama yang dilakukan adalah melakukan
perekrutan oarang muda yang bergabung dalam pemuda positif. Langkah selanjutnya
menyiapkan pemuda tadi berdasarkan isu-isu yang diterapkan dan merumuskan
strategi-stareginya. Tahap terakhir yaitu mempertahankan pemuda melalui
berbagai pokok-pokok yang dirumuskan strateginya.
3.6Mempersiapkan
Orang Dewasa Untuk Keterlibatan Pemuda
Peran
orang dewasa sangat penting dalam keterlibatan pemuda. Orang
dewasa pada umumny melihat pemuda belum cukup matang untuk ikut dalam kegaiatn
organisasi dan masyarakat sehingga memandang pemuda sebelah mata. Dalam
pengembangan pemuda positif ini menyiapkan oarang dewasa sebgai patner untuk
pemuda.
3.7Persekutuan Pemuda Dewasa
Hubungan
yang baik atau sebuah persekutuan antra pemuda dan orang dewasa sangat penting.
Sesuai penjelasan di atas partisipasi pemuda memberikan manfaat bagi organisasi
dan masyarakat.Diharapkan partisipasi pemuda akan meningkat seperti ditujukan
dalam tangga partisipasi pemuda.
Berikut
penjelasan partisipasi pemuda:
Bagian
bawah tiga lapisan dasarnya non-partisipatif.
Þ
Manipulasi - Dewasa sadar
menggunakan suara pemuda 'untuk mengirim pesan mereka sendiri. Misalnya, orang
dewasa menggunakan gambar orang muda dalam suatu publikasi tanpa masukan oleh
pemuda. Di luar konteks, dapat digunakan untuk menyajikan perspektif yang sama
sekali berbeda daripada yang dimaksudkan. Atau, lebih seperti penipuan, orang
dewasa dapat menggunakan kegiatan pemuda dalam proyek (yaitu, menanam bunga
tidur) mengklaim bahwa seluruh proyek direncanakan dan dilakukan oleh remaja
(yaitu taman anak-anak).
Þ
Dekorasi - Orang-orang muda
berpartisipasi dalam acara atau kampanye dengan memakai t-shirt advokasi untuk
penyebab atau melakukan pertunjukan musik tanpa memahami apa advokasi atau
kampanye adalah semua tentang.
Þ
Tokenisme - Ini adalah masalah
yang sulit untuk mengatasi. Dalam hal ini orang dewasa memiliki niat memberi
anak muda suara tetapi mereka tidak memikirkan bagaimana melakukan ini secara
efektif. Contoh umum adalah untuk mengundang satu, atau mungkin dua orang muda
di dewan direksi; biasanya mereka makhluk cukup efektif kalah jumlah dan
kewalahan dengan komunikasi dan budaya dewasa.
Þ
Tingkat berikut semua tingkat
partisipasi pemuda. Perlu diingat bahwa tangga dirancang dengan tujuan untuk
membantu fasilitator dewasa membangun kondisi untuk partisipasi pemuda. Ini
bukan kontinum berurutan yang menyatakan bahwa orang-orang muda harus melalui
satu tahap untuk sampai ke yang berikutnya.
Þ
Ditugaskan tetapi informasi -
Dalam upaya mobilisasi sosial anak muda dapat diberi peran atau tanggung jawab
dan dengan demikian secara aktif terlibat selama mereka memahami masalah di
tangan dan relawan untuk melakukan sesuatu.
Þ
Berkonsultasi dan informasi - Kaum
muda memberikan masukan dan perspektif yang iimpacts hasil proyek; orang dewasa
masih merancang dan melakukan manajemen secara keseluruhan, yaitu kota survei
lebar atau proyek pemetaan masyarakat.
Þ
Inisiasi Orang dewasa, bersama
pemuda dalam pengambilan keputusan - Orang-orang muda yang terlibat dari awal
proyek dan memiliki pengaruh pada desain dan implementasi.
Þ
Inisiasi orang Muda diarahkan,
sutatu komunitas dengan level para pemuda yang menginisiasi dan mengarahkan
proyek.
Þ
Inisiasi orang muda bersama
keputusan orang dewasa - orang muda memulai proyek dan mencari keterlibatan
orang dewasa untuk bimbingan dan sumber daya (power).
BAB
4
PENGEMBANGAN
PEMUDA DI LATAR PERAWATAN
4.1 Perjuangan Dan Kekuatan
Kegembbiraan
adalah sebuah proses beradaptasi/menyesuaikan dengan baik pada suatu
kesengsaraan. Dalam proses kegembiraan ini pertama yang harus diketahuai adalah
faktor resiko. Faktor resiko merupakan sesuatu yang kemungkinan berakibat
buruk. Selain itu ada faktor pelindung yaitu faktor yang mengurangi resiko
tadi. Faktor pelindung ini sepeeti hubungan baik dengan keluarga, punya teman
yang baik dan lain-lain.
4.2Mengembangkan Kegembiraan
Bagian ini
akan membahas bagaimana mengidentifikasi kegembiraan individu dan
mengeskplorasi startegi dalam mememelihara kebahagian. Kebahagiaan mempunyai
kapasitas untuk menangulangi kesengsaraan. Membangun kegembiraaan individu
dapat dilakukan dengan mengunakan faktor pelindung individu.
4.3Strategi-Strategi Kegembiraan
Banyak pekerjaan yang dilakukan
untuk orang muda. Berbagai keadaan pemuda yang merugikan seperti penyalagunaan
narkoba, pertengkaran, dan diabaikan oleh keluarganya dan tetangganya.
Lingkungan keluarga maupun masyarakat yang kurang mendukung akan membentuk
pemuda yang seperti itu. Oleh karena itu membutuhkan strategi yaitu strategi
kegembiraan dengan membentuk lingkungan yang mendukung.
BAB 5
MEMPROGRAM PENGEMBANGAN PEMUDA YANG
EFEKTIF
5.1Strategi-Strategi Praktek
Terbaik Dalam Program Pengembangan Pemuda
Bekerja
dengan pemuda dalam keadaan program .Ciri-ciri pengembangan program-program
pemuda yang efektif yaitu kenyamanan fisik dan psikis, struktur yang tepat,
hubungan yang mendukung, kesempatan untuk termasuk, norma sosial yang positif,
mendukung untuk kemanjuran dan persoalan, kesempatan untuk membangun kemampuan,
penyatuan keluarga, sekolah dan usaha masyarakat.
5.2 Rasa Aman- Membuat Lingkungan
Yang Aman
Berbicara
tentang lingkungan selalu difokuskan pada keselamatan secara fisik. Keselamatan
secara fisik yaitu aspek-aspek yang membuat fasilitas yang aman, aman dari api,
bahaya atau kecelakaaan. Walaupun keselamatan fisik sangatlah penting dalam
bagian ini akan dibahas aspek keselamatan secara emosi. Menata lingkungan untuk
aman secara emosional bukanlah hal yang mudah. Pemuda memiliki karakteristik
emosi yang belum matang sehingga dapat pengaruh pada lingkungan.
5.3Mengecek Tiruan Dan Asumsi
Kultural
Pemuda
datang dari latar belakang yang
bermacam-macam. Hal ini mengisyaratkan bahwa mereka memiliki perilaku,
kesukaaan, dan hobi yang berbeda-beda. Ada empat yang menunjukan tiruanyang
pertama adalah prasangka bahasa dengan dehumanisasi, pelabelan dan nama-nama
yang buruk. Kedua , peniruan yaitu anggota kelompok mengambarkan suatu peran
dengan satu karakteristik. Ketiga , pengeluaran yaitu ketiadaan perwakilan dari
grup. Keempat yaitu keterangan yang salah yatiu indormasi yang cacat diberikan
pada grup, acara ataupun aktivitas. Keempat hal ini dapat ditangani dengan
intervensi sebagai berikut yaitu aktivitas program dan petunjuk, praktek organisasi
dan peraturan, pelibatan masyarakat dan keluarga.
5.4 Aktivitas Pemuda Yang
Disengaja Dan Menarik
Program untuk pemuda harus mempunyai
atmosfer yang baik. Atmosfer program yang baik yaitu dukungan, pemberdayaan,
harapan, memberi harapan, dan tahan lama. Aktivitas proram yang harus dilakukan
yaitu penguatan kemampuan, aktivitas asli , meluaskan pandangan, kegiatan yang
didukung kekuatan keluarga, sekolah dan masyarakat. Tujuan program harus
bermuara pada dampak pemuda positif 5 C yaitu competency, confidence,
character, conection, dan contribution.
5.5 Keterlibatan Orang Pemuda
Efektif
Keterlibatan
pemuda yang efektif merupakan suatu yang sangat penting. Keterlibatan mereka
dalam kegiatan akan membuat mereka tertaik, termotivasi,terlibat untuk belajar.
Setipa orang mempunyai cara belajar yang berbeda-beda. Howard gadner
memperkenalkan kita tentang multiple intelegences (kecerdasan ganda).
Berdasarkan penelitian yang ia lakukan ia membagi kecerdsan menjadi 7
kecerdasan. Setiap orang memiliki cara belajar yang berbeda-beda tergantung
kecerdasan yang ia miliki.
5.6 Pendidikan Berbasis Pengalaman
Dan Pelayanan Belajar
Model
pembebelajaran berbasis pengalaman sebagaimana di perkenalkan oleh david kolb
akan memberikan pengalaman asli untuk orang muda. Pengalaman merupakan hal yang
sangat esensial dalam model ini. Dengan model ini mengharuskan anak muda untuk
mengalami sebuah aktivitas sehingga pemuda menjadi aktif. Pelayanan belajar
merupakan sebuah metode pengajaran yang dikombinasikan pelayanan yang bermakna
untuk masyarakat dengan kurikulum berbasis belajar dan refleksi.
5.7 Keikutsertaan yang Lebih Tua
Dan Marginilisasi Orang Muda
Dalam
sebuah penelitian dapat dilihat ada tiga alasan untuk orang dewasa
memarginalkan orang muda dalam aktivitas masyarakat. Pemuda di identifikasi
dengan teman-teaman sebayanya dan orang dewasa di organisasi. Mereka membagi
kesamaan budaya dan latar belakang. Mereka menunjukan isu-isu bahwa mereka
merupakan keluarga dan masyarakat itu sendiri . mereka berpartisipasi pada
kebermakanaan caradan mempunyai kesempatan untuk peningkatan kepemimpinan pada
level mereka. Organisasi advokasi berkontribusi untuk pengembangan pemuda yang
positif. Pemuda merasa mempunyai hubungan dengan orang dewasa pada organisasi
advokasi.
5.8 Mengintegrasikan Pengembangan
Pemuda Ke Praktek Organisasi
Jika kita
ingin konsep dan prinsip-prinsip pengembanagn pemuda positif untuk pedoman
pekerjaanmu, kita membutuhkan integrasi mereka untuk organisasinya. Dibutuhkan
strategi-strategi dalam menyatukan konsep pengembangan pemuda ke oraganisasi.
Ada beberapa strategi yaitu assesement oarganisasi atau penilaian organisasi seperti
pelibatan pemuda, peningkatan pengetahuan pegembangan pemuda, pengembagan
pemuda pada penulisan bahan, praktek personal, hubungan masyarajat, lingkungan
fisik dan iklim.
BAB 6
KETERLIBATAN MASYARAKAT DAN
KOLABORASI
6.1 Mengambil Masyarakat
Organisasi
masyarakat mempunyai struktur grup sosial dan struktur-struktur di masyarakat.
Organisasi masyarakat dan kominutas seperti polisi, taman bermain, asosiasi
tetangga, media, kepala kepolisian, asoasiasi pemuda, asosiasi agama, warga
senior, perpustakaan, oarganisasi masyarakat, kota, desa,dan dewan sekolah,
orang tua atau keluarga, sekolah-sekolah, pelayanan sosial,bisnis, dan
pemerintahan. Modelmobilisasikomunitas
ModelmobilisasikomunitasSaatini
populer pada generasi muda. Sebagaimasyarakatdalam
mengusahakan mobilisasimengejartigatujuan:
1. Untuk mengembangkancakupan,
masyarakatkoalisiyang luasdengantujuanuntuk meningkatkan
2. untuk
kesadaran publik,pemuda di
seluruhpengembangan remajayang sehatdanpositif;
3. Untukkesadarankapasitaskomunitasuntukmengimplementasikanstrategi
yang efektif.
6.2 Mengetahui Masyarakatmu
Pemuda harus mengetahui
masyarakatnya. Pengetahuan tentang masyarakat
Komentar
Posting Komentar